Sabtu, 11 September 2010

Skala Scoville

Skala Scoville adalah ukuran tentang pedasnya cabai. Buah genus Capsicum (cabai) mengandung capsaicin, suatu bahan kimia yang merangsang ujung saraf penerima pedas di lidah, dan jumlah satuan pedas Scoville (SHU) menunjukkan jumlah capsaicin yang ada. Banyak sambal menggunakan peringkat Scoville mereka dalam iklan sebagai daya jualnya.
Namanya berasal dari Wilbur Scoville, yang mengembangkan Tes Organoleptic Scoville pada 1912. Pada rancangan aslinya, cairan ekstrak cabai dicampurkan dalam air gula sehingga 'pedasnya' tidak lagi dapat dideteksi oleh sebuah panel penguji (biasanya lima orang). Tingkat pencampurannya itu memberikan ukuran bagi skala Scoville ini. Jadi cabai manis yang tidak mengandung capsaicin sama sekali, pada skala Scoville nilainya nol. Artinya rasa pedas tidak ditemukan bahkan ketika cairan itu belum dicampurkan. Sebaliknya, cabai yang paling pedas, seperti misalnya cabai Habanero, mempunyai peringkat 300.000 atau lebih. Hal ini menunjukkan bahwa ekstraknya harus dicampurkan 300.000 kali lipat sebelum capsaicin yang hadir di dalamnya tidak terasa lagi. 15 satuan Scoville sama tingkatnya dengan satu bagian capsaicin per satu juta. Jadi, konsentrasi yang tertinggi sama nilainya dengan 15.000.000 satuan Scoville. Kelemahan teresar dari Tes Organoleptik Scoville ialah ketidaktepatannya, karena ia mengandalkan subyektivitas manusia.
Perkembangan analit belakangan seperti kromatografi cair berperforma tinggi (HPLC) (juga dikenal sebagai "Metode Gillett") kini telah memungkinkan peringkat Scoville ditentukan dengan ukuran langsung capsaicin dan bukan dengan menggunakan rasa.
Peringkat Scoville berbeda-beda dalam suatu spesies— yang paling mudah dengan faktor 10 atau lebih—tergantung pada keturunan benih, iklim dan bahkan tanah. Hal ini khususnya berlaku untuk habaneros.
16.000.000 Capsaicin murni, dihydrocapsaicin
9.100.000 Nordihidrocapsaicin
8.600.000 Homodihidrocapsaicin dan homocapsaicin
7.100.000 Sambal "The Source"
5.300.000 Semprotan cabai polisi
2.000.000 Semprotan cabai biasa atau Bom Cabai
350.000 - 580.000 Savina Merah habanero
100.000 - 350.000 Cabai Habanero
100.000 - 325.000 Scotch bonnet
100.000 - 225.000 Mata burung Afrika (alias "Setan Afrika")
100.000 - 200.000 Cabai pedas Jamaika
100.000 - 125.000 Cabai cayenne Carolina
95.000 - 110.000 Cabai Bahama
85.000 - 115.000 Cabai Tabiche
50.000 - 100.000 Cabai Chiltepin
50.000 - 100.000 Rocoto
40.000 - 58.000 Cabai Pequin
40.000 - 50.000 Cabai super chile
40.000 - 50.000 Cabai Santaka
30.000 - 50.000 Cabai Cayenne
30.000 - 50.000 Sambal Tabasco
15.000 - 30.000 Cabai de Arbol
12.000 - 30.000 Cabai Manzano, Ají
5.000 - 23.000 Cabai Serano
5.000 - 10.000 Cabai lilin panas
5.000 - 10.000 Chipotle
2.500 - 8.000 Jalapeño
2.500 - 8.000 Cabai Santaka
2.500 - 5.000 Cabai Guajilla
1.500 - 2.500 Cabai Rocotilla
1.000 - 2.000 Cabai Pasilla
1.000 - 2.000 Cabai Ancho
1.000 - 2.000 Cabai Poblano
700 - 1.000 Cabai Coronado
500 - 2.500 Cabai Anaheim
500 - 1.000 Cabai New Mexico
500 - 700 Cabai Santa Fe Grande
100 - 500 Cabai Pepperoncini
100 - 500 Pimento
0 Paprika
Klaim nilai SHU yang dipertikaikan, belum dibuktikan, atau keliru:
855.000 Cabai Naga Jolokia

Kentang

Kentang (Solanum tuberosum L.) adalah tanaman dari suku Solanaceae yang memiliki umbi batang yang dapat dimakan dan disebut "kentang" pula. Umbi kentang sekarang telah menjadi salah satu makanan pokok penting di Eropa walaupun pada awalnya didatangkan dari Amerika Selatan.
Penjelajah Spanyol dan Portugis pertama kali membawa ke Eropa dan mengembangbiakkan tanaman ini pada abad XVI. Dengan cepat menu baru ini tersebar di seluruh bagian Eropa. Dalam sejarah migrasi orang Eropa ke Amerika, tanaman ini pernah menjadi pemicu utama perpindahan bangsa Irlandia ke Amerika pada abad ke-19, di kala terjadi wabah penyakit umbi di daratan Irlandia yang diakibatkan oleh jenis jamur yang disebut ergot.
Tanaman kentang asalnya dari Amerika Selatan dan telah dibudidayakan oleh penduduk di sana sejak ribuan tahun silam. Tanaman ini merupakan herba (tanaman pendek tidak berkayu) semusim dan menyukai iklim yang sejuk. Di daerah tropis cocok ditanam di dataran tinggi.
Bunga sempurna dan tersusun majemuk. Ukuran cukup besar, dengan diameter sekitar 3cm. Warnanya berkisar dari ungu hingga putih.

Wortel

Wortel (Daucus carota) adalah tumbuhan jenis sayuran umbi yang biasanya berwarna jingga atau putih dengan tekstur serupa kayu. Bagian yang dapat dimakan dari wortel adalah bagian umbi atau akarnya. Wortel adalah tumbuhan biennial (siklus hidup 12 - 24 bulan) yang menyimpan karbohidrat dalam jumlah besar untuk tumbuhan tersebut berbunga pada tahun kedua. Batang bunga tumbuh setinggi sekitar 1 m, dengan bunga berwarna putih.